Banyuasin — Influencer lokal asal Sumatera Selatan, Rondot, menyoroti kondisi akses jalan rusak menuju Desa Lebung melalui unggahannya di platform Facebook. Dalam unggahan tersebut, terlihat kondisi jalan yang berlubang, berlumpur, dan sulit dilalui kendaraan, terutama saat hujan.
Rondot menampilkan langsung situasi di lapangan yang memperlihatkan bagaimana warga harus berjuang melewati jalan yang tidak layak. Sorotan ini memicu perhatian publik, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam unggahannya, Rondot menyampaikan kritik dengan bahasa lokal yang menggambarkan kondisi darurat yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Kalo bae wong hamil pacak teranak lewat jalan ini, aku yakin kalo video ini lah naek pasti dibenarkan Pak Askolani dan segera diperbaiki, sebagian jalan menuju ke Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur ada juga yang sudah di perbaiki dan ada yang masih mulus, di tahun 2025 jalan tersebut ada sebagian sudah di cor,” Ucapnya
Pernyataan tersebut mencerminkan keresahan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama dalam situasi mendesak seperti kebutuhan medis.
Tak sampai di situ, hal yang sama juga diungkapkan oleh Damar, rekan Rondot yang merupakan putra daerah. Ia menegaskan bahwa kondisi ini bukan hal baru dan meminta perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Ini bukan sekadar keluhan, tapi kondisi nyata yang kami hadapi setiap hari. Kami butuh tindakan cepat dari pemerintah daerah,”ujarnya.
Gelombang respons juga datang dari warganet. Salah satunya akun @Eko Junaidi yang turut menyuarakan kekecewaannya terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Banyuasin.
“Sebagai wong Banyuasin aku malu uy, jalan poros dusun rusak. Janganke jalan masuk dusun, jalan Bukit Indah sampai simpang Cangkring yang nak ke arah Pasar Pangkalan Balai be rusak, padahal itu tengah kota Pangkalan Balai,” tulisnya di kolom komentar.
Kerusakan jalan ini berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari terhambatnya distribusi hasil pertanian, terganggunya aktivitas pendidikan, hingga sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan.
Sorotan yang viral di media sosial ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, untuk segera mengambil langkah konkret. Warga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar akses jalan kembali layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat.
MCM Network





